BERITA
Adakah kekuatan hantu suci di hari Pentakosta?
05/Jun/2022

Beberapa hari belakangan ini lagi banyak diperbincangkan cerita film KKN Desa Penari, sebuah film Indonesia yang bergenre horror meski banyak yang berpendapat tidak seram. Mungkin tidak sesuai ekspektasi bagi penikmat sensasi ketegangan film-film horror.
Hari ini pun di saat beredar aneka kutipan yang menyinggung Hari Raya Pentakosta yang hari ini memang dirayakan oleh seluruh Gereja sebagai Hari Raya turunnya Roh Kudus atas diri Para Rasul, mata saya terhenti pada suatu kutipan yang menggunakan kata Holy Ghost (bukan Holy Spirit) untuk mengungkapkan istilah Roh Kudus yang kita pahami sebagai pribadi ketiga dalam ajaran trinitas. Hal itu menimbulkan hal yang di luar ekspektasi saya dalam berburu kutipan-kutipan terkait Pentakosta saat ini. Apakah benar kutipan itu dengan menggunakan kata Holy Ghost?
Ternyata setelah berliterasi, saya menemukan penjalasan sebagai berikut. Dalam sejarahnya, selain kata Holy Spirit, kata Holy Ghost memang juga digunakan sebagai kata untuk mengungkapkan istilah Roh Kudus yang kita pahami sebagai pribadi ketiga dalam ajaran trinitas. Sebelum Konsili Vatikan Kedua, Pribadi Ketiga dari Trinitas disebut dalam bahasa Inggris sebagai Holy Ghost. Dalam praktik saat ini, kata-kata Holy Spirit tampaknya telah didahulukan. Perubahan tersebut mencerminkan evolusi kata-kata.
Kata ghost berasal dari bahasa Jerman dan juga berasal dari bahasa Inggris Kuno: gast , yang berarti jiwa, kehidupan, nafas, roh baik atau jahat, malaikat atau iblis. Teks-teks Kristen dalam bahasa Inggris Kuno menggunakan gast untuk menerjemahkan teks dalam bahasa Latin Spiritus yang kemudian menjadi kata Holy Ghost. Sedangkan, kata Spirit datang ke bahasa Inggris dari bahasa Latin: Spiritus, yang berarti jiwa, keberanian, kekuatan, nafas.
Hampir semua terjemahan Alkitab baru-baru ini (Kecuali Alkitab terjemahan King James Version yang memilih untuk menggunakan istilah Holy Ghost) baik Protestan maupun Katolik, lebih menyukai Holy Spirit daripada Holy Ghost. Alasannya mungkin karena arti kata hantu (Ghost) telah bergeser secara bertahap selama 300 tahun terakhir dan sekarang sebagian besar mengacu pada pengertian hantu sebagai orang yang sudah meninggal atau penampakan setan. Oleh karena itu, Holy Spirit sekarang digunakan secara universal dalam semua teks resmi, dan selama 50 tahun terakhir atau lebih telah menjadi penggunaan umum.
Jadi Baik Holy Ghost dan Holy Spirit digunakan untuk sama-sama merujuk kepada Pribadi Ketiga dari Trinitas bahkan kata Holy Ghost ternyata digunakan jauh sebelum abad ke-20, meskipun Holy Spirit adalah yang paling umum digunakan pada saat ini di dalam teks-teks alkitabiah dan doa.
- Kebersamaan dalam Keberagaman: Bukber dan Aksi Sosial SD Katolik Sang Timur Cakung Bersama Warga
- Menghayati Cinta Terbesar: Visualisasi Jalan Salib di SD Katolik Sang Timur Cakung
- Kegiatan bulan Oktober 2025
- Ujian Praktik Pendidikan Agama Katolik & Budi Pekerti dan Matematika
- Lima Dekade Cahaya dan Dedikasi Yayasan Karya Sang Timur
- Studi Wisata ke Kampung Cinangneng Bogor untuk Anak Kelas 4-5
- Studi Wisata ke Kampung Cinangneng Bogor untuk Anak Kelas 1-3
- TaJaM Iman (18) dari Naomi 6C
- TaJaM Iman (17) dari Qailarissa 6B
- TaJaM Iman (16) dari Ziva 4B