SD Katolik Sang Timur Cakung

SD Katolik Sang Timur Cakung

Kasih-Peduli-Cerdas-Transformatif
Terakreditasi A
BERITA

TaJaM Iman (13) dari Alvaro 5A

11/Sep/2024
TaJaM Iman (13) dari Alvaro 5AHalo, teman-teman... selama Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) akan ada kegiatan yang bernama TaJaM Iman yaitu Tanya Jawab Mendalami Iman. Anak-anak diperbolehkan mengajukan pertanyaan seputar iman Kristen dan nanti akan dipilih dan dijawab oleh guru agama melalui radio sekolah pada saat doa pagi. Di Tahun 2024 ini melanjuti sesi di tahun 2023 di mulai pada sesi 10 

Mengapa Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes disebut sebagai Injil? Alvaroro 5A


Keempat kitab ini disebut sebagai Injil karena mereka menuliskan kabar baik tentang kehidupan dan karya Yesus Kristus, yang dianggap sebagai penyelamat umat manusia. Kata Injil berasal dari bahasa Yunani "euangelion," yang berarti kabar baik atau berita gembira. Injil ini berisi kisah-kisah tentang bagaimana Yesus datang ke dunia, mengajarkan cinta kasih, menyembuhkan orang sakit, serta mati dan bangkit untuk menyelamatkan manusia.

Namun, meskipun disebut "Injil," masing-masing penulis (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes) memiliki sudut pandang yang berbeda. Inilah penjelasan lebih detailnya:

  1. Matius: Menulis untuk orang Yahudi, menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang telah dinubuatkan dalam Kitab Suci Yahudi. Injil Matius berisi banyak kutipan dari Perjanjian Lama untuk memperlihatkan bagaimana hidup dan karya Yesus menggenapi nubuat tersebut.
  2. Markus: Menekankan tindakan cepat dan kuasa Yesus. Markus menggambarkan Yesus sebagai Hamba Tuhan yang bergerak cepat dalam misi-Nya menyelamatkan umat manusia. Ia sering menggunakan kata "segera" untuk menunjukkan bahwa Yesus bekerja dengan penuh kuasa dan tanpa menunda-nunda. Markus juga sering berfokus pada mukjizat dan tindakan Yesus.
  3. Lukas: Menggambarkan Yesus sebagai penyelamat semua orang, baik Yahudi maupun bukan Yahudi, terutama bagi mereka yang lemah, miskin, dan tertindas. Lukas menulis dengan sangat detail, menunjukkan Yesus yang peduli pada setiap orang, dari berbagai lapisan masyarakat, dan banyak kisah tentang pengampunan serta belas kasih.
  4. Yohanes: Menekankan bahwa Yesus adalah Anak Allah dan memiliki hubungan khusus dengan Allah Bapa. Injil Yohanes lebih dalam dari sisi pengajaran iman dibandingkan Injil lainnya, karena fokusnya lebih pada identitas Yesus sebagai Firman yang menjadi manusia, bukan hanya perbuatan-perbuatan-Nya. Yohanes juga banyak berbicara tentang kasih dan iman, serta hubungan antara Yesus dengan murid-murid-Nya.
Keempat Injil ini, meskipun berbeda sudut pandang, tetap bercerita tentang Yesus yang sama, dan semuanya membantu kita memahami betapa besar kasih Allah melalui kehidupan dan pengorbanan Yesus Kristus.

Karena itu, keempat kitab ini disebut "Injil" karena mereka membawa berita baik yang sama yaitu Yesus adalah Juru Selamat yang datang untuk menyelamatkan semua orang.
 kembali