SD Katolik Sang Timur Cakung

SD Katolik Sang Timur Cakung

Kasih-Peduli-Cerdas-Transformatif
Terakreditasi A
BERITA

TaJaM Iman (15) dari Malona (3B)

18/Sep/2024
TaJaM Iman (15) dari Malona (3B)Halo, teman-teman... selama Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) akan ada kegiatan yang bernama TaJaM Iman yaitu Tanya Jawab Mendalami Iman. Anak-anak diperbolehkan mengajukan pertanyaan seputar iman Kristen dan nanti akan dipilih dan dijawab oleh guru agama melalui radio sekolah pada saat doa pagi. Di Tahun 2024 di mulai pada sesi 10 karena melanjuti sesi di tahun 2023 

Apakah Kitab Suci telah ada sejak Tuhan (Yesus) lahir? Malona 3B

Sebelum Yesus lahir, umat Israel sudah memiliki Kitab Suci yang disebut Perjanjian Lama. Perjanjian Lama berisi banyak kisah dan ajaran penting, seperti:

  1. Kisah penciptaan dunia (Kitab Kejadian),
  2. Kisah para nabi seperti Musa yang memimpin umat Israel keluar dari Mesir (Kitab Keluaran), dan
  3. Mazmur yang berisi doa-doa dan nyanyian pujian kepada Tuhan.
Kitab-kitab ini digunakan oleh bangsa Israel untuk mengenal Tuhan, belajar bagaimana hidup sesuai kehendak-Nya, dan menantikan kedatangan Mesias (Juruselamat) yang dijanjikan oleh para nabi.

Ketika Yesus lahir, Perjanjian Lama sudah ada dan digunakan oleh Yesus sendiri. Yesus sering mengutip Perjanjian Lama dalam pengajaran-Nya.

Setelah Yesus wafat, bangkit, dan naik ke surga, para pengikut Yesus mulai menulis tentang kehidupan dan ajaran-Nya. Tulisan-tulisan ini kemudian menjadi bagian dari Perjanjian Baru, yang berisi:

  1. Injil (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes) yang menceritakan kisah hidup, ajaran, dan mukjizat Yesus.
  2. Kisah Para Rasul, yang menceritakan perjalanan dan perjuangan para rasul setelah Yesus naik ke surga.
  3. Surat-surat yang ditulis oleh para rasul, seperti Paulus, kepada jemaat-jemaat awal untuk memberikan nasihat tentang iman.
  4. Kitab Wahyu, yang berisi penglihatan tentang akhir zaman.
Jadi, saat Yesus lahir, Perjanjian Lama sudah ada, tetapi Perjanjian Baru, yang menceritakan tentang Yesus, baru ditulis setelah peristiwa kehidupan-Nya di dunia.

 kembali