SD Katolik Sang Timur Cakung

SD Katolik Sang Timur Cakung

Kasih-Peduli-Cerdas-Transformatif
Terakreditasi A
BERITA

TaJaM Iman (16) dari Ziva 4B

24/Sep/2024
TaJaM Iman (16) dari Ziva 4BHalo, teman-teman... selama Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) akan ada kegiatan yang bernama TaJaM Iman yaitu Tanya Jawab Mendalami Iman. Anak-anak diperbolehkan mengajukan pertanyaan seputar iman Kristen dan nanti akan dipilih dan dijawab oleh guru agama melalui radio sekolah pada saat doa pagi. Di Tahun 2024 di mulai pada sesi 10 karena melanjuti sesi di tahun 2023 

Kenapa tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya? Ziva 4B


Suatu hari, Yesus pulang ke kampung halamannya, yaitu Nazaret, tempat di mana Dia tumbuh besar. Ketika Yesus mengajar di sana, orang-orang yang sudah mengenal-Nya sejak kecil tidak percaya kepada-Nya. Mereka berkata, "Bukankah ini Yesus, anak tukang kayu? Kami sudah kenal Dia sejak kecil!" Karena mereka sudah mengenal Yesus dari kecil, mereka tidak percaya bahwa Dia adalah utusan Tuhan.

Lalu, Yesus berkata, "Tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya." (Lukas 4:24). Itu artinya, orang-orang di kampung-Nya tidak menghargai atau percaya kepada-Nya, walaupun Dia adalah Anak Allah.

Contoh yang Lebih Mudah Dimengerti:
Misalnya, ada teman di kelasmu yang kamu kenal sejak lama. Lalu, tiba-tiba dia menang lomba besar. Mungkin kamu merasa aneh dan tidak percaya bahwa dia bisa memenangkan lomba karena kamu sudah kenal dia sebagai teman biasa. Orang-orang di kampung Yesus juga merasa seperti itu, sehingga mereka tidak percaya bahwa Yesus adalah utusan Tuhan.

Tetapi Yesus tetap melakukan tugas-Nya, walaupun orang-orang di kampung halaman-Nya tidak percaya kepada-Nya.

Referensi Alkitab: Lukas 4:24

 kembali